Kisah 30 Pemuda Yang Bertemu Dajjal - cyber2dakwah.com

Sunday, 28 April 2019

Kisah 30 Pemuda Yang Bertemu Dajjal

Kisah 30 Pemuda Yang Bertemu Dajjal

Tamim Ad Dari adalah orang arab yang hidup di jaman Rasulullah,yang pernah bertemu dengan Dajjal,sesungguhnya Dajjal sudah ada sejak jaman Rasulullah Saw masih hidup,namun Dajjal di belenggu oleh Allah swt di suatu tempat.Tamim Ad Dari adalah seorang nasrani namun ia mendatangi Rasulullah untuk masuk atau memeluk agama islam dan dia menceritakan semua kejadian yang ia lihat mengenai Dajjal.sebelum di sampaikan langsung oleh Tamim Ad Dari.Berikut ini kisahnya :

Dari Fatimah Binti Qois ia berkata,"Aku mendengar penyeru Rasulullah Saw menyeru,"Ash Sholatu Jaami'ah ! Lalu aku pun keluar menuju masjid dan shalat bersama Rasulullah Saw.Aku berada pada shof wanita yang ada di belakang laki-laki secara langsung.Maka tatkala Rasulullah Saw telah menyelesaikan shalatnya beliau duduk di atas mimbar sambil tertawa seraya bersabda"Hendaklah setiap orang duduk di tempatnya masing-masing"

Kemudian beliau bersabda,"Tahukah kalian mengapa aku mengumpulkan kalian?Mereka menjawab,Allah dan Rasulnya lebih tahu."Beliau bersabda,"Demi Allah,sesungguhnya aku tidak mengumpulkan kalian untuk memberikan anjuran atau ancaman.Akan tetapi,aku kumpulkan kalian karena Tamim Ad Dari tadinya adalah seorang Nasrani lalu ia datang untuk berbaiat dan masuk islam.ia menceritakan kepadaku dengan cerita yang sesuai dengan apa yang pernah aku ceritakan kepada kalian tentang Al Masih Ad Dajjal

Ia bercerita kepadaku bahwa ia berlayar dengan menggunakan kapal laut bersama 30 puluh orang dari Bani Lakhom dan Judzam,lalu badai mengombang-ambing mereka selama sebulan lamanya.Kemudian mereka berlabuh di sebuah pulau yang berada di tengah laut hingga matahari terbenam.Mereka pun duduk-duduk di sampan-sampan kecil dan masuk ke dalam pulau.Di sana mereka bertemu dengan makhluk ahlab (yang berambut banyak dan sangat tebal) yang dipenuhi dengan bulu yang tidak di ketahui mana depan dan belakangnya karena sangat banyak rambutnya,mereka berkata,"Apakah engkau ini? Ia berkata,''Aku adalah Jassasah."Mereka bertanya kembali,"Apakah jassasah itu?"Ia berkata,"Wahai Kaum!pergilah kepada orang yang ada di addair (rumah ibadah)itu,karena ia sangat ingin mengetahui kabar kalian."

Tamim berkata,"Ketika Jassasah menyebutkan kepada kami (tentang) seseorang,kami merasa takut jika ia adalah setan wanita,lalu kamipun pergi dengan cepat hingga masuk ke dalam addair.Ternyata di dalamnya terdapat orang yang sangat besar badannya yang belum pernah kami lihat sebelumnya.Ia terikat dengan kuat,kedua tangannya disatukan di lehernya dan antara dua lutut sampai dua mata kakinya dengan besi.Kami berkata,"Celaka,apakah engkau ini?"Ia berkata,"kelak kalian akan mengetahui kabarku,maka kabarkan kepadaku siapakah kalian?''mereka berkata,"kami berasal dari bangsa arab.Tadinya kami berlayar dengan kapal laut,tiba-tiba datanglah badai hingga mengombang-ambing kami selama sebulan,kemudian kami berlabuh ke pulau ini.Lalu kami duduk di sampan-sampannya dan masuk ke dalam pulau dan bertemu dengan makhluk  yang di penuhi dengan bulu,sehingga tidak di ketahui mana depan dan belakangnya

Kami berkata,"Apakah engkau ini?"Ia menjawab,"Aku adalah jassasah."kami berkata,"Apakah Jassasah itu?"ia berkata,"pergilah kepada orang ini yang berada di dalam addair karena ia ingin sangat mengetahui kabar kalian."Maka kami segera pergi kepadamu dan merasa takut darinya.Jangan -jangan ia adalah setan."

Lalu Dajjal berkata,"Kabarkan kepadaku mengenai pohon kurma yang berada di Baisan (Yaqut Al Hamawi berkata,ia adalah sebuah kota yang berada di Yordania dan terletak di semenanjung syam,ada yang berkata bahwa ia adalah lidahnya bumi yang terletak antara Hauron dan Palestina).Kami berkata,"Ya.Masih."Ia berkata,"Hampir-hampir ia tidak berbuah lagi

Ia kembali bertanya,"Kabarkan kepadaku tentang danau thobariyah!"kami berkata,"mengenai apanya?"Ia berkata,"Apakah masih ada airnya?"Mereka menjawab,"Airnya masih banyak."Ia berkata,"Sesungguhnya hampir-hampir airnya akan habis

Ia berkata lagi,"kabarkan kepadakumengenai mata air zughor (kota kecil yang terkenal di kota syam)!"Mereka berkata,"mengenai apanya?ia berkata,"apakah masih ada airnya dan apakah penduduknya masih mengairi tanamannya dengan mata air itu?"Kami berkata,"Ya,airnya banyak dan penduduknya masih mengairi tanamannya dengan mata air tersebut."

Ia berkata,"kabarkan kepadaku tentang seorang Nabi yang ummiy,apa yang telah ia lakukan?"Mereka berkata,"Ia telah keluar dari Mekkah dan pergi ke Madinah."

Ia berkata,"Apakah orang-orang Arab memeranginya?"Kami berkata,"Ya."

Ia berkata."lalu apa yang ia lakukan terhadap mereka."lalu kami mengabarkan kepadanya bahwa Nabi itu telah menguasai daerah sekitar Madinah dan di tatti."

Ia berkata."itu sudah terjadi?"Kami berkata."Ya.

Ia berkata."Sesungguhnya itu lebih baik bagi mereka untuk mentaatinya.dan sesungguhnya aku akan mengabarkan tentang diriku.Aku adalah Al Masih dan sesungguhnya sebentar lagi aku akan keluar dan mengelilingi bumi.Tidak ada satu daerah pun kecuali aku datangi selama 40 malam kecuali Makkah dan kota Thoyyibah  (Madinah).Sebab,keduanya di haramkan.Acap kali aku ingin memasuki salah satu dari kota tersebut,para malaikat menghadangku dengan menghunuskan pedangnya untuk mencegahku,dan pada setiap jalan masuk terdapat malaikat yang menjaganya."

Fatimah berkata."Rasulullah Saw bersabda sambil menghentakan tongkatnya di mimbar,"Kota ini adalah Thoyibah,yakni Madinah.Bukankah aku telah menyampaikan kepada kalian?"orang-orang menjawab."Ya" (Rasulullah berkata),"Aku sungguh heran dengan hadits Tamim Ad Dari yang sesuai dengan yang aku ceritakan kepada kalian tentang Makkah dan Madinah.Ketahuilah bahwansanya ia berada di laut syam atau yaman,lalu ia keluar dari arah timur,dari arah timur.Beliau menunjuk dengan tangannya ke arah timur."fatimah berkata,"Aku hafal kisah tersebut dari Rasulullah Saw (H.R.Muslim)


/>

No comments:

Post a Comment